Rabu, 18 Desember 2013

sajak asmara

sang angin
pn :ian mahdi

  Aku mencari separuh hidupku yang hilang, yang dengannya aku ditakdirkan akan sempurna.
saat bangun dipagi hari kubertanya pada burung kecil, hanya siul tak berarti jawabnya.
sekali lagi kutanya pada induk burung, mataharipun menertawakanku.
  Saat berbaring ditaman dibawah pohon rindang akupun terus mencarinya. kutanya satu persatu puluhan ekor semut yang sedari tadi menatapku penuh gelisa, tetap hasil yang kudapat hanya kekecewaan. yang ada dipikiranku saat ini adalah sekalipun
kucari dia didasar laut aku tak akan menemukannya  
  Aku lelah,aku letih,aku yang lemah resah.saat aku turun aku mengadupada sang angin dan kubiarkan dia merangkulku. ya... merangkul perasaanku saat ini. kala aku putus asa hampir tersesat, Aini menghampiriku 
dia duduk dihadapanku sambil berkata: Separuh hidupmu kini ada didepanmu, cepat peluk dia. Selama ini dia mencarimu sama sepertimu dia juga mulai tersesat.
  Angin panas siang itu mendadak berubah kesegaran, Sejuknya hatiku saat ini... terimakasih sang angin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar